• 2021-09-27
  • Admin

Tingkatkan Hasil Tambak Garam dengan HDPE Geomembran

Salah satu daerah penghasil garam terbesar di Indonesia ada di sepanjang pantai Pulau Jawa, khususnya provinsi Jawa Timur. Karakteristik daerah dengan musim kemarau berkepanjangan membuat daerah ini cocok sebagai area produksi garam.

Penerapan metode konvensional membuat hasil tambak sangat kecil. Petani garam mengalirkan air laut ke kolam-kolam penampungan. Pengaliran ini bisa menggunakan pompa ataupun menunggu saat ombak tinggi. Air yang tertinggal di kolam akan menguap selama kurang lebih 1 bulan menyisakan butir -butir garam. Berdasarkan pengalaman, dengan metode konvensional, petani garam bisa 3x panen dalam 1 tahun.

Sekitar tahun 2012, material geomembrane mulai diuji coba pada tambak untuk meningkatkan hasil tambak garam di Pulau Madura. Untuk uji coba, disediakan kolam tambak dengan menggunakan geomembrane dan kolam tanpa geomembrane. Selanjutnya, kedua hasil tersebut dibandingkan

GEOMEMBRAN

Material geomembrane merupakan material kedap air yang terbuat dari polimer polyethylene. Karakteristik material yang kuat, tahan lama, ekonomis, dan tahan terhadap senyawa kimia dan sinar UV menjadikan material ini pilihan terbaik sebagai pelapis kolam.




EVALUASI KINERJA GEOMEMBRAN

Kinerja Geomembran dievaluasi dengan melihat produktivitas hasil tambak garam terhadap luasan area kolam. Berdasarkan grafik di atas, disimpulkan bahwa produktivitas kolam tambak dengan menggunakan geomembrane meningkat hingga 460%


Beberapa point penting dalam meningkatnya produktivitas tambak garam dengan HDPE membrane:

  1. Proses evaporasi lebih singkat. Dari hasil pengamatan, waktu evaporasi dengan metode konvensional sekitar 25 hari, sedangkan dengan geomembrane dipersingkat hanya menjadi 14 hari
  2. Peningkatan siklus panen
  3. Kualitas garam meningkat ( terhindar dari kontaminasi tanah dasar)
  4. Penggunaan HDPE yang memiliki umur layan panjang sehingga mengurangi waktu persiapan pekerjaan.

*Referensi: Increasing the Productivity of Salt through HDPE Geomembrane Indonesian Case History in Salt Evaporation Pond Electronic Journal of Geotechnical Engineering, 2016