• 2022-02-02
  • Petra Nusa Elshada

Geotextile woven untuk perkuatan tanah lunak

Dalam proyek pembuatan jalan raya yang paling awal dilakukan adalah menguji daya dukung tanah atau biasa disebut CBR (California Bearing ratio). Setelah di uji, diketahui bahwa CBR tanahnya adalah <2%, sudah jelas bahwa tanah itu tidak layak untuk dijadikan dasar jalan karena tanahnya termasuk tanah lunak.

pemasangan geotextile woven

Pemasangan geotextile woven berkekuatan tinggi yang direncanakan dengan tepat akan berfungsi sebagai perkuatan untuk meningkatkan stabilitas serta mencegah keruntuhan, geotextile woven juga akan mengurangi pergeseran horizontal dan vertikal tanah di bawahnya, sehingga dapat mengurangi penurunan diferensial.

Secara visual tanah lunak dapat ditembus dengan jari minimum sedalam 2,5 cm. Timbunan yang dibangun di atas tanah lunak memiliki kecenderungan untuk menyebar secara lateral akibat tekanan tanah horizontal yang bekerja di dalam timbunan. Tekanan tanah ini menimbulkan tegangan geser horizontal pada dasar timbunan yang harus ditahan oleh tanah pondasi. Apabila tanah pondasi tidak memiliki tahanan geser yang cukup, maka akan terjadi keruntuhan.

perkuatan jalan dengan geotextile

Geotextile woven tidak hanya berfungsi untuk perkuatan saja, juga dapat berfungsi sebagai lapisan pemisah (separator) antara tanah dasar yang lunak dengan tanah/material urugan lain diatasnya, tebal design diatasnya akan tetap terjaga sehingga konstruksi jalan menjadi stabil, tidak bergelombang dan rata pada permukaannya.