Blog

Petra Nusa Elshada
  • 2021-09-22
  • Admin

Sejarah Geocell

Sejarah Geocell (Cellular Confinement System), biasa di kenal sebagai geocell merupakan material yang di gunakan untuk proteksi erosi, stabilisasi tanah, proteksi saluran, dan dinding penahan tanah. Typical cellular confinement system yang dikenal saat ini berupa lembaran geosintetik yang terbuat dari HDPE membentuk struktur honeycomb dan diisi dengan pasir, tanah, batu, ataupun beton.

Beberapa orang mungkin belum mengetahui sejarah geocell secara detail, mengenai perkembangan geocell “cellular confinement system”. Geocell berwarna hitam yang ada di pasar geosintetik terbentuk melalui proses “improvement” berdasarkan pengalaman pengguna. Pada saat awal pengujian, grid confinement system yang di gunakan terdiri dari kertas kerajinan berlapis lilin; pipa plastic yang terkait dengan staples; kertas tipis dengan bentuk hexagonal yang di lem; low-medium density material recycle; material polyethylene tanpa stabilisasi UV ; dan kotak persegi seperti moedel tatakan telur.

Pada tahun 1970, US. Army Corps of Engineering (USACE) mulai mengembangkan confinement system yang kuat ketika dibebani kendaraan militer. Melibatkan banyak ahli dari beberapa bidang terkait , dikembangkan metode welding material polyethylene untuk membentuk struktur cellular. Pada saat itu dikenal dengan nama “Sand Grid”. Struktur ini digunakan untuk kebutuhan jalan akses militer.

Sejarah geocell

cellular confinement system

pengerjaan geocell

lapisan dasar geocell

beban geocell

Riset awal (Bathurst and Jarrett,1988) memiliki kesimpulan bahwa strukur base course yang diperkuat dengan geocell setara dengan 2 kali ketebalan struktur base course tanpa perkuatan. Riset tersebut juga mengungkap bahwa dengan geocell lebih baik dari perkuatan 2D (single sheet) karena lebih efektif dalam mengurangi lateral spreading material pengisi .

Seiring berkembangnya teknologi, setelah melalui beberapa uji komposisi pembentuk material, high density polyethylene (HDPE) merupakan material terbaik yang menghasilkan konsistensi pengelasan dan kekuatan struktur. Sejak dikembangkan oleh Army Corps of Engineering (USACE), geocell banyak diaplikasikan untuk beragam permasalahan stabilisasi tanah , pencegahan erosi lereng, dan sebagai dinding penahan tanah pada awal tahun 1990.