Blog

Petra Nusa Elshada
  • 2022-09-30
  • Petra Nusa Elshada

Kuat Geser Geotekstil Pada Tanah

Tolok ukur kuat geser tanah diperlukan untuk analisa kapasitas daya dukung tanah, stabilitas lereng dan gaya dorong pada dinding penahan tanah. Keruntuhan suatu bahan terjadi karena akibat kombinasi keadaan krisis dari tegangan normal dan tegangan geser.

kuat geser geotextile

Baca Juga

Geotextile Woven

Geotekstil

Dikutip dari salah satu buku, Geosintetik untuk Rekayasa Jalan, Geotekstil adalah salah satu bahan geosintetik yang banyak digunakan. Geotekstil termasuk material lolos air atau material tekstil buatan pabrik yang memiliki bahan-bahan sintetis, seperti: polypropylene, polyester, polyethylene, nylon, polyvinyl chloride, dan campuran dari bahan-bahan tersebut. Seluruh material ini adalah thermoplastic. Polymer yang digunakan di pabrik geotekstil, umumnya fiber-fiber geotekstil yang dibuat dari material polymeric sebagai berikut :

  • Polyethylene (PE) (±1%).
  • Polyester (PET) (±5%);
  • Polyamide (PA) (nylon) (±2%);
  • Polypropylene (PP) (±92%);
    Polyethylene dan poplypropylene adalah polyolefins yang di antaranya
    mempunyai kerapatan kurang dari 1000kg/m3
    .
geotekstil non woven

Terkait dengan geotekstil yang terpenting adalah kuat tariknya. masing-masing tipe geotekstil menentukan tipe penggunaannya, Contoh fungsi geotekstil untuk tulangan atau pemisah, filtrasi atau drainase. Jika dilihat dari fungsinya, salah satu aplikasi geotekstil yang telah digunakan hingga saat ini adalah, perkuatan bangunan pada tanah lunak. Dalam fungsinya sebagai perkuatan, khususnya perkuatan lereng timbunan terjal maupun landai, geotekstil digunakan pada lereng dengan jarak tertentu sehingga lereng terjaga kestabilannya. Geotekstil yang digunakan pada dasar timbunan tanah lunak berfungsi untuk perkuatan, sekaligus pemisah. Geotekstil juga dapat digunakan sebagai penutup material urugan yang jelek kualitasnya. Geotekstil yang dipasang antara tanah dasar dan lapis