Apa Itu Bendungan dan Apa Manfaatnya
Bendungan adalah struktur yang menghentikan aliran air. Karena keadaan lingkungan saat ini terus berubah, sangat penting untuk mempelajari inovasi dalam membangun bendungan. Ada kemungkinan bahwa struktur dan komponen yang membentuk bendungan yang telah Anda kenal selama ini tiba-tiba gagal menahan debit air atau jebol. Untuk menghindari hal ini, mari kita simak ulasan tentang semua aspek bendungan berikut ini.
Penjelasan Bendungan
Bendungan merupakan bangunan yang menghalangi atau membatasi aliran air. Di tempat ini, aliran air tidak hanya berasal dari air permukaan tetapi juga dari air bawah tanah. Waduk adalah tempat penampungan air bendungan yang tidak hanya mencegah banjir tetapi juga menyediakan air untuk berbagai fungsi manusia, seperti irigasi, konsumsi sehari-hari, kebutuhan industri, dan budidaya.
Untuk Apa dibuat Bendungan?
Tujuan utama pembangunan bendungan adalah untuk membantu manusia, tetapi sebagian besar bendungan di dunia dibangun dengan tujuan khusus. Bendungan Aswan di Mesir, misalnya, dibangun khusus untuk mengurangi luapan Sungai Nil dan menghasilkan tenaga listrik.
Contoh tambahan adalah pembangunan Bendungan Jatiluhur di Purwakarta, Jawa Barat, dengan tujuan mencegah aliran Sungai Citarum. Bendungan Jatiluhur, yang terletak di sekitar 8.300 ha, juga dibangun untuk memenuhi kebutuhan listrik masyarakat Purwakarta melalui PLTA (Pembangkit Listrik Tenaga Air). Untuk tujuan ini, bendungan tersebut kemudian dilengkapi dengan enam turbin listrik yang mampu menghasilkan listrik sebesar 2.700 kilowatt-jam per hari.
Keuntungan dibangun Bendungan
Apa keuntungan dari pembangunan bendungan? Pembangunan bendungan memiliki banyak manfaat bagi kehidupan manusia. Berikut adalah beberapa manfaat utamanya.
Salura Irigasi
Bendungan dan saluran air tidak hanya menyimpan air untuk irigasi tetapi juga menyediakannya kepada petani untuk digunakan untuk bercocok tanam. Bagian penting dari pemanfaatan air adalah irigasi. Di wilayah dengan curah hujan yang sangat rendah, seperti gurun, saluran irigasi dari sungai dan bendungan dapat digunakan untuk mengalirkan air.
Pencegahan banjir
Bendungan juga dapat mencegah banjir. Konstruksi bendungan menangkap air hujan sebelum mengalir bebas ke hilir. Setelah itu, operator dapat mengeluarkan air melalui pintu bendungan saat diperlukan. Pada tahun 1948, bendungan pertama dibangun untuk mengontrol banjir di hulu. Di Oklahoma, bendungan Cloud Creek Dam adalah namanya.
Distribusi Air Bersih
Air tawar yang disimpan di bendungan dapat digunakan oleh penduduk di kota-kota terdekat karena cenderung tidak terkontaminasi. Pada beberapa kasus, air yang disimpan di bendungan bahkan dapat memenuhi kebutuhan air penduduk di daerah yang jauh. Ini dapat dicapai dengan bantuan kanal besar dan saluran air yang baik.
Pembangkit Listrik
PLTA menggunakan tenaga aliran air. Bendungan dengan debit air yang besar pasti dapat menghasilkan banyak tenaga, yang kemudian diubah menjadi listrik melalui turbin.
Turbin PLTA terbuat dari gulungan logam dengan magnet di sekitarnya. Magnet akan digerakkan oleh aliran air yang deras hingga berputar di atas kumparan, yang menghasilkan aliran listrik. PLTA menghasilkan energi yang cenderung ramah lingkungan dan tidak merusak lingkungan. Aliran listrik dari PLTA juga dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan listrik masyarakat.
Tempat Aktivitas Rekreasi
Bendungan menawarkan potensi rekreasi air yang luar biasa. Setelah dibangun, air kemudian disimpan di belakangnya. Penampungan air ini kemudian disebut waduk.
Selanjutnya, waduk yang berisi air dapat digunakan untuk berbagai aktivitas rekreasi, seperti memancing, berkemah, berperahu, dan bahkan olahraga air seperti dayung, kano, kayak, dan paddleboard. Wilayah di sekitar waduk juga dapat digunakan sebagai tempat camping atau outbond.
Asal Usul Bendungan
Bendungan pertama kali dibangun di Mesopotamia, Timur Tengah, untuk mengontrol Sungai Tigris dan Sungai Efrat yang meluap saat hujan deras.
Namun, bendungan tertua di dunia adalah Bendungan Jawa di Yordania. Bendungan ini memiliki bentuk yang sangat sederhana dengan dinding batu setinggi 9 meter dan lebar 1 meter, yang dibantu oleh benteng tanah selebar 50 meter. Para ahli memperkirakan bahwa bendungan ini berusia setidaknya 5.000 tahun.
Orang Romawi mulai membangun bendungan model lengkung (arch dam) seperti yang kita kenal sekarang. Namun, pada tahun 1800-an, bendungan lengkung raksasa yang dapat menampung volume air yang besar baru muncul. Bendungan lengkung raksasa pertama dibangun selama pemerintahan Kerajaan Inggris. Saat itu, bendungan memberikan air ke Kota Hyderabad. Hingga saat ini, bendungan dengan tinggi dua belas meter tersebut masih digunakan.
Bendungan adalah salah satu bangunan penting yang memastikan kelangsungan hidup manusia. Tanpa mereka, manusia akan sulit memenuhi kebutuhan mereka dan peradaban mereka mungkin hilang karena air hanyut. Belanda, yang mayoritas daratannya berada di bawah permukaan laut, telah membuat banyak bendungan untuk melindungi wilayahnya dari banjir akibat luapan air sungai.
Ini adalah penjelasan tentang saluran bendungan secara lengkap. Pastikan Anda menggunakan bahan pendukung untuk pembuatan bendungan yang berkualitas tinggi hanya di Petra Nusa Elshada agar bendungan.
Petra Nusa Elshada menawarkan berbagai material pendukung untuk bendungan berkualitas tinggi dengan harga terjangkau. Segera hubungi kami petra nusa elshada untuk konsultasi dan pemesanan.