• 2021-09-29
  • PNE Team

Apa Perbedaan Geotextile Non Woven dan Geotextile Woven?

Geotextile woven merupakan material geosintetik yang dianyam berbahan PP atau PET yang memiliki ketahanan baik terhadap senyawa kimia dan mikroorganisme. Geotextile Woven memiliki sifat sifat:

1. Kuat Tarik Tinggi
2. Kuat Tusuk Tinggi
3. Kuat Sobek Tinggi

Aplikasi:

A. Stabilisasi Tanah Dasar

Dikenal dengan material geosintetik kuat tarik tinggi, geotextile woven dapat digunakan sebagai perkuatan tanah dasar terutama pada kasus-kasus ditemukannya tanah lunak. Ketika penimbunan di atas geotextile dilakukan, beban dapat tersalurkan lebih merata ke tanah dasar sehingga mencegah penurunan tanah dasar.

B. Separator

Geotextile Woven juga dapat menjadi separator antara tanah dasar dengan tanah timbunan, sehingga persitiwa tercampurnya material timbunan dengan tanah dasar dapat dicegah.


Geotextile Non Woven dibuat melalui proses mekanis dengan melibatkan termal dengan mesin berteknologi tinggi. Bahan dasar dari geotextile non woven berupa PET dan PP. Geotextile Non Woven memiliki sifat-sifat:

1. Permeabilitas Tinggi
2. Ketahanan Tusuk yang Baik

Aplikasi:

A. Filtrasi/ Penyaring

Memiliki sifat permeabilitas yang tinggi menjadi geotextile ini sebagai bagian dari komponen drainase dimana tujuannya mengalirkan air tanpa membawa partikel-partikel tanah.

Geotekstil non woven sering dikombinasikan sebagai pembungkus pipa drainase yang menggunakan pipa perforated agar tanah tidak ikut masuk ke dalam pipa.



B. Separator

Fungsi separator juga dimiliki oleh geotextile jenis non woven. Hanya, geotextile ini tidak difokuskan untuk perkuatan pada tanah lunak. Penggunaan geotextile non woven sebagai separator biasanya digunakan untuk kondisi tanah dasar yang cukup baik.



C. Lapisan Proteksi Geomembrane

Dengan ketahanan tusuk yang cukup baik , geotekstil non woven sering digunakan sebagai lapisan proteksi material kedap air (geomembrane) dari benda benda yang cukup tajam dan dapat merusak geomembrane.


Share this post

Hubungi kami