Aplikasi
Aplikasi
Permasalah utama dalam pembangunan kolam penampungan air dan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah adalah risiko kebocoran akibat rembesan air ke dalam tanah. Untuk mengatasinya, diperlukan sistem pelapis kedap air yang efektif, kuat, dan tahan lama menggunakan teknologi material geosintetik.
Solusi pertama yang umum digunakan adalah geomembrane HDPE yang memiliki sifat sangat kedap air, tahan bahan kimia, serta tahan paparan sinar UV. Dalam aplikasinya, material ini biasanya dikombinasikan dengan geotextile non-woven yang berfungsi sebagai bantalan pelindung agar geomembrane tidak robek akibat gesekan benda tajam di tanah dasar.
Sebagai alternatif yang tidak kalah efektif, Geosynthetic Clay Liner (GCL) memanfaatkan lapisan tanah liat bentonit yang mampu mengembang dan menutup celah secara mandiri (self-sealing) saat terkena air. Karakteristik unik ini membuat GCL sangat andal untuk menahan kebocoran pada area dengan risiko pergeseran tanah tinggi, seperti dasar TPA dan penampungan limbah industri.

Manfaat
Manfaat
- Mencegah terjadinya rembesan air ke dalam tanah
- Mudah dalam pemasangan
- Fleksibel
