Blog

Petra Nusa Elshada
  • 2022-09-13
  • Petra Nusa Elshada

Pilih Geotextile Atau Geogrid?

Proyek konstruksi jalan banyak yang telah menggunakan Geotextile. Perkembangan teknologi juga menciptakan banyaknya geosintetik jenis lain yang memiliki keunggulan dibandingkan geotGeotextile, salahsatunya adalaha Geogrid.

Banyak pertanyaan Jika kita dihadapkan pada satu pilihan Geotextile atau Geogrid?

Geogrid?

Saat ini ada inovasi geosintetik terbaru yang dibuat untuk menutupi kekurangan Geotextile, terutama pada masalah kekakuan bahan.

Material tersebut adalah Geogrid yang berfungsi untuk membantu pekerjaan konstruksi tanah dengan cara melakukan perkuatan dan stabilisasi tanah dasar.

Geotextile dan Geogrid Sama-sama material yang digunakan dalam konstruksi suatu proyek, tetapi Geogrid memiliki sifat yang tidak dimiliki Geotextile

Geogrid dibuat dari material dasar berupa polyphropylene, polyethilene, dan polyesther. maka Geogrid ada 3 jenis geogrid dengan fungsi yang berbeda, yaitu:

1. Geogrid Uniaxial

Bentuk Geogrid Uniaxial adalah persegi panjang digunakan sebagi perkuatan tanah, dan dikhususkan pada fungsi tertentu seperti stabilisasi lereng dan dinding penahan tanah.

Geogrid Uniaxial

2. Geogrid Biaxial

Untuk perkuatan jenis tanah yang sangat lunak bisa menggunakan Geogrid Biaxail seperti lahan gambut, rawa, dan daerah berlumpur. Geogrid ini kebanyakan terbuat dari polypropyelene dan polyester, dan rongganya berbentuk persegi.

Geogrid Biaxial

3. Geogrid Triaxial

Geogrid triaxial mempunyai rongga bukaan segitiga serta memiliki fungsi yang sama dengan jenis biaxial. perbedaan secara performa, jenis ini lebih baik dibanding dengan geogrid biaxial karena susunan rongganya yang segitiga lebih kaku, sehingga penyebaran beban menjadi lebih rata.

Geogrid Triaxial

Aplikasi Geogrid untuk Pembangunan

Geogrid sudah banyak digunakan untuk proyek pembangunan karena materialnya yang lebih kuat dibandingkan Geotextile. Selain itu juga membantu dalam prosek konstruksi jalan, Geogrid diaplikasikan untuk perkuatan tanah pada lereng, Abutmen jembatan, perkuatan bendungan, dan landfill (Tempat Pembuangan Akhir Sampah).

Penggunaan Geogrid dapat meningkatkan kekuatan tanah, menyebarkan beban ke tanah agar lebih rata, mengurangi retak pada jalan, mencegah terjadinya penurunan permukaan setempat (differential settlement), Dll.

Pilih mana Geotextile atau Geogrid?

Geogrid mempunyai Sifat interlocking yang kuat membuat Geogrid banyak digunakan dalam proyek pembangunan. daripada Geotextile, Geogrid memiliki sifat kekakuan yang lebih tinggi. Sifat Kekakuan ini sangat penting dalam suatu struktur perkuatan atau perkerasan, tanah akan menerima gaya tekan dari beban di atasnya. proyek-proyek pembangunan akan memerlukan material penguat yang tepat.

Sifat kekakuannya, Geogrid lebih cocok digunakan pada tanah berlumpur atau lunak, sedangkan Geotextile cenderung lebih cocok di tanah normal.

Keunggulan Geogrid Daripada yang lain

Harga Geogrid lebih terjangkau dan efektif dibandingkan struktur beton dalam instalasi dan penanganan retaining wall. Tetapi, meski murah, kualitasnya dapat diandalkan. Geogrid dapat membuat konstruksi dinding penahan tanah jadi lebih tinggi dan tegak.

Keunggulan lainya juga tahan terhadap sinar UV, jamur, bahan kimia dan mikroorganisme dan juga lebih mudah untuk dipasang karena material ini menggunakan mekanisme interlocking atau kuncian yang sangat bagus .