CONCRETE MATTRESS
Concrete mattress (sering disebut juga fabric form atau matras beton) adalah sistem perlindungan erosi berupa kantong geotextile berlapis ganda yang diisi adukan beton (mortar/grout) langsung di lokasi proyek. Kantong terbuat dari anyaman sintetis polyester (PET) atau polypropylene (PP) yang dijahit membentuk pola tertentu, lalu dipompa dengan adukan beton hingga mengeras membentuk lapisan beton yang menutup permukaan tanah.
Karena bahan kantong dapat meloloskan sebagian air dari adukan, beton yang terbentuk lebih padat dan cepat mengeras. Concrete mattress juga dapat dipasang langsung di bawah air tanpa perlu mengeringkan lokasi (dewatering) dan tanpa bekisting, sehingga pekerjaan lebih cepat dan hemat biaya dibandingkan pasangan batu atau beton konvensional.
Fungsi
FUNGSI CONCRETE MATTRESS
Concrete mattress memiliki fungsi antara lain:
- Concrete Mattress berfungsi dalam proteksi erosi dengan melindungi tebing sungai, saluran, dan pantai dari gerusan arus dan gelombang.
- Selain protekis erosi, Concrete Mattress sebagai pelapis kedap/semi-kedap mengurangi rembesan air pada saluran dan kolam.
Aplikasi
APLIKASI CONCRETE MATTRESS
Concrete mattress dari Petra Nusa dapat diaplikasikan untuk berbagai kebutuhan, di antaranya:
- Perlindungan Tebing Sungai dan Normalisasi Sungai Melapisi tebing dan dasar sungai agar tidak tergerus arus, terutama di tikungan sungai.
- Saluran Irigasi, Kanal, dan Drainase Sebagai lining saluran yang kuat dan mengurangi kehilangan air akibat rembesan.
- Proteksi Pantai dan Revetment Melindungi garis pantai dan tanggul laut dari abrasi gelombang.
- Tanggul, Bendungan, dan Spillway Melapisi lereng hulu tanggul dan saluran pelimpah dari gerusan air.
- Pipa dan Kabel Bawah Air Menutup dan melindungi pipa bawah laut atau bawah sungai dari gerusan dan benturan.
- Kolam Retensi dan Kolam Tambang Melapisi lereng kolam agar stabil dan tidak mudah longsor.
Apa pun kebutuhan proyek Anda, kami siap membantu menentukan jenis dan spesifikasi concrete mattress yang paling sesuai.
Jenis
JENIS CONCRETE MATTRESS
Untuk menjawab kebutuhan proyek yang beragam, Petra Nusa menyediakan beberapa jenis concrete mattress berdasarkan pola jahitannya:
Filter Point
Plantable
Flex
Berdasarkan ketebalan, concrete mattress terdiri dari beberapa ukuran:
| Ketebalan | Aplikasi Umum |
| 100 mm | Saluran irigasi dan drainase dengan arus ringan |
| 150 mm | Tebing sungai, kanal, dan kolam retensi |
| 200 – 300 mm | Pantai, tanggul, dermaga, dan area arus atau gelombang kuat |
Spesifikasi
SPESIFIKASI CONCRETE MATTRESS
Kami memahami bahwa kualitas material menentukan umur pakai struktur pelindung erosi Anda. Karena itu, concrete mattress yang kami suplai telah melalui uji mutu dan memenuhi standar internasional ASTM.
| Properties | Value |
| Material | Polyester (PET) dan polypropylene (PP) |
| Ketebalan matras | 10 cm – 50 cm |
| Lebar per unit | 1 m – 5 m |
| Tipe produk | Filter Point, Plantable, Flex |
| Kustomisasi | Ukuran dan pola dapat disesuaikan dengan kebutuhan proyek |
| Kuat tarik minimum (Tult) | >50 kN/m |
| Elongasi nominal | < 20% |
FAQ
FAQ CONCRETE MATTRESS
Apa perbedaan concrete mattress dengan bronjong dan pasangan batu?
Ketiganya sama-sama digunakan untuk perlindungan erosi, namun berbeda cara kerja dan pemasangannya.
| Faktor | Concrete Mattress | Bronjong | Pasangan Batu |
| Material | Kantong geotextile + beton | Kawat + batu | Batu + mortar |
| Pemasangan di bawah air | Bisa, tanpa dewatering | Terbatas | Sulit, perlu dewatering |
| Kecepatan pemasangan | Cepat | Sedang | Lambat |
| Permukaan | Rapi dan seragam | Berongga | Tergantung pengerjaan |
| Aplikasi umum | Saluran, sungai, pantai, scour protection | Tebing sungai, dinding penahan | Saluran dan tebing kecil |
Apakah concrete mattress bisa dipasang di bawah air?
Bisa. Kantong dibentangkan dan diikat di posisinya, lalu adukan beton dipompa ke dalam kantong. Adukan akan mendesak air keluar sehingga pemasangan tidak memerlukan pengeringan lokasi.
Bagaimana cara memasang concrete mattress?
Permukaan tanah diratakan sesuai desain, lalu kantong dibentangkan dan diangkur di bagian atas lereng. Adukan beton dipompa melalui lubang pengisian (inlet) secara bertahap dari bawah ke atas hingga kantong terisi penuh. Setelah beton mengeras, bagian tepi ditanam ke dalam parit angkur.
Kunjungi katalog lengkap kami
untuk deskripsi produk lebih detail!




