GEOCELL
Geocell merupakan sistem perkuatan tanah berbentuk tiga dimensi. Bahannya berupa lembaran High Density Polyethylene (HDPE) yang dilas ultrasonik, sehingga saat ditarik terbuka membentuk sel-sel yang saling terhubung. Sel tersebut diisi tanah, pasir, agregat, atau beton untuk membentuk lapisan yang kaku dan stabil.
Prinsip kerjanya adalah pengekangan lateral (confinement) material pengisi . Material isian akan sulit bergerak ke samping, sehingga beban vertikal tersebar lebih merata dan daya dukung tanah meningkat. Karena itu geocell banyak dipakai di jalan, lereng, saluran air, dan area tanah lunak.
Fungsi
FUNGSI GEOCELL
Geocell memiliki fungsi antara lain:
- Stabilisasi dan Perkuatan Tanah
Geocell mampu meningkatkan daya dukung tanah lunak sehingga ketebalan agregat yang dibutuhkan dapat diefisienkan. - Proteksi Erosi Lereng
Geocell mampu menahan tanah dan media tanam di lereng sehingga tidak tergerus aliran air. - Dinding Penahan Tanah
Geocell mampu membentuk struktur dinding penahan tanah yang stabil.
Aplikasi
APLIKASI GEOCELL
- Dinding penahan tanah (retaining wall) Sel disusun bertingkat dan diisi tanah atau agregat untuk membentuk dinding penahan yang fleksibel dan ramah lingkungan.
- Saluran air dan tepi sungai Sebagai lapisan pelindung (channel lining) yang diisi beton atau batu pada saluran irigasi, drainase, dan tanggul.
- Area parkir hijau dan jalur akses Isian tanah dan rumput untuk area yang tetap tembus air, seperti jalur darurat, parkir, dan jalur kendaraan ringan.
- Landfill / TPA Sebagai penutup akhir (final cover) dan penahan tanah penutup di lereng landfill.
- Pertambangan Untuk jalan hauling, pad alat berat, dan area stockpile di atas tanah lemah.
- Rel kereta api dan area pergudangan Untuk menstabilkan ballast atau sub-base dan mengurangi deformasi akibat beban berulang.
- Area pelabuhan Untuk perkuatan area container yard, dermaga, dan perlindungan garis pantai.
Jenis
JENIS GEOCELL
Berdasarkan visual, geocell dapat dibagi menjadi berbagai macam tipe
| Jenis | Karakteristik |
| Smooth | Permukaan Halus Tanpa Lubang |
| Textured Non Perforated | Permukaan Kasar Tanpa Lubang |
| Textured Perforated | Permukaan Kasar dan ada lubang untuk aliran air dan akar tanaman |
Berdasarkan tinggi dari material, geocell terdiri dari beberapa ketinggian.
| Tinggi Cell | Aplikasi Umum |
| 75 mm | Lereng landai, area taman dan jalur pejalan kaki |
| 100 mm | Jalan ringan, parkir, dan saluran |
| 150 mm | Jalan Akses tanah lunak, dan lereng sedang |
| 200 mm | Dinding penahan tanah, jalan hauling dan heavy duty |
Spesifikasi
SPESIFIKASI GEOCELL
| Merek | Virocell |
| Material | HDPE (High Density Polyethylene) |
| Tinggi | 7.5 cm; 10 cm; 15 cm; 20 cm |
| Tebal | 1.5 mm setelah textured |
| Ukuran | 4m x 6m; Customize |
| Standard | USACE GL 86-19 |
Portofolio Project
PORTOFOLIO PROJECT
FAQ
FAQ GEOCELL
Bagaimana cara memasang geocell?
Ratakan dan padatkan tanah dasar, pasang geotextile bila diperlukan, lalu bentangkan panel geocell dan kunci dengan angkur atau pasak (J-hook). Sambung antar panel dengan menggunakan Virolock/ Keylock , isi dengan material yang direncanakan, lalu padatkan. Pada lereng, angkur dipasang di bagian atas dan sepanjang lereng sesuai desain.
Apa itu geocell?
Geocell adalah sistem sel sarang lebah tiga dimensi dari HDPE yang diisi tanah, agregat, atau beton untuk memperkuat tanah, menstabilkan jalan, dan mengendalikan erosi lereng.
Apa bedanya geocell dengan geotextile dan geogrid?
Geotextile berbentuk lembaran datar dan berfungsi sebagai separasi, filtrasi, dan drainase. Geogrid berbentuk kotak datar dan bekerja dengan perkuatan tarik. Geocell berbentuk tiga dimensi dan bekerja dengan mengekang material isian secara menyeluruh. Di beberapa proyek, ketiganya sering dipakai bersama.
Apakah geocell tahan sinar matahari (UV)?
Geocell HDPE umumnya sudah mengandung carbon black sebagai anti-UV
Kunjungi katalog lengkap kami
untuk deskripsi produk lebih detail!

